×

Langganan Artikel Bukit Buku

Puisi

Puisi adalah karangan teks yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penyairnya dengan mengutamakan keindahan kata-kata. Jadi dalam puisi, kita dapat menyampaikan rasa kerinduan, kegelisahan, atau pengagungan yang kamu ungkapkan dalam bahasa yang indah.

Sebuah Sajak Plastik PUISI

Sebuah Sajak Plastik

Dua bahkan tiga ratus tahun lalu, tak terbayangkan kita duduk sejajar; (kau perempuan kaukasia, dan aku pria Indonesia) - di Taman Gajah, di samping Sungai Cisadane, lalu sama menyimak– ke tepi sebelah mana plastik-plastik tak berharga tertambat dan tak bisa mencemari laut?   Tak terbayangkan juga – kita sama terkejut akan fakta: saat ini 17 dari 22 orang dari kita mengalir microplastic dalam darahnya! Dan semenit dari mulai bicara – kutahu kita sama-sama ped...

Baca Selengkapnya
Saksi: Air Minum dan Puisi Lainnya PUISI

Saksi: Air Minum dan Puisi Lainnya

  Empat es batu bergoyang-goyang dalam tubuh Berdansa di danau perut Danau yang siap diseruput Agar segera surut segala carut-marut Sebelum maut menjemput   Kusaksikan, Telinga tubuh itu terangkat Diam tanpa suara rengekan Tubuh danau selalu siap menahan Beban goyang dan gendongan Digendong mendekati lobang menjadi cikal-bakal air terjun Ke dasar hunian   Cuaca di luar panas Huru-hara terowongan terasa suram Berdemo besar-besaran Karena daerahnya kering-kerontan...

Baca Selengkapnya
Puisi Terjemahan PUISI

Puisi Terjemahan

Dorianne Laux Petang Cahaya bulan mencurah tanpa belas kasih, tak peduli berapa banyak yang telah binasa di bawah pohon-pohon itu. Batang air bergulir. Akan selalu ada keheningan, tak peduli seberapa lama seseorang menangis menentang satu sayap rumah, dengan lengan telanjang menekan papan sirap. Segalanya berakhir. Bahkan rasa sakit, bahkan dukalara. Angsa-angsa memintas. Alang-alang memikul beban bungkul mereka yang seringan bulu. Kerikil-kerikil kian mengecil, Lebih halus di bawah arus k...

Baca Selengkapnya
Yang Bernama Rumah PUISI

Yang Bernama Rumah

Yang bernama rumah, tempat segala gundah kita dibenamkan sepenuh arah Selepas berbulan-bulan lewat, hujan tumbuh lebat di antara arak-arakan sungai yang tak lagi sanggup menjadi tuan rumah yang baik atau setidaknya memberi petunjuk terbaik untuk menenangkan sisa guyurnya. Yang bernama rumah, tempat segala gundah kita dibelah tak karuan ke segala arah Selepas bertahun-tahun lewat, rumah dibakar hebat di antara arak-arakan api yang tak lagi lahir sendiri api yang diciptakan dari rumahmu sendiri...

Baca Selengkapnya
Rumah Paling Asing PUISI

Rumah Paling Asing

Katamu, kau sudah asing  dengan rumahmu  Katamu, hutan mudah ditebang  Lalu suatu saat tumbuh lagi  Katamu langit luas, udaranya mudah berganti  dengan bebas   Katamu, kau sudah asing  dengan rumahmu  Lalu bagaimana jadinya,  jika laut pula dikuras  Lalu bagaimana pula jika tanah dikeruk   Katamu, ikan-ikan punya rumah  Hewan-hewan punya tempat berteduh  Burung-burung punya biru langit  untuk ditempuh  ...

Baca Selengkapnya
Footer