×

Langganan Artikel Bukit Buku

Kelas dan Festival

Seputar Program Kelas dan Festival KELAS DAN FESTIVAL

Seputar Program Kelas dan Festival

  Perjalanan kami dimulai dengan Arus Bukit (2019), sebuah titik awal untuk memetakan kekuatan literasi lokal. Sekaligus, festival ini menjadi embrio lahirnya Bukit Buku pada tahun yang sama. Festival Arus Bukit pada dasarnya sebuah festival tahunan dari Kampung Jatiwayang. Semula adalah bazar buku yang berada di tengah-tengah kampung sebagai wujud mendekatkan buku dengan pembaca. Lalu, selepas itu menjadi sebuah platform. Namun, ketika dunia dipaksa untuk berjarak karena suatu wabah yang terjadi pada saat itu. Kami menolak untuk berhenti. Melalui Bukit Buku Daring (2020) yang berlangsung selama sebulan penuh, kami membuktikan bahwa literasi tidak terbatas pada ruang fisik. Semangat ini berlanjut pada tahun berikutnya melalui seri khusus "Literasi dan Perempuan" (2021), yang memberikan ruang bagi narasi-narasi feminin untuk bersuara lebih lantang. Kami menyadari bahwa buku tidak bisa berdiri terpisah dari isu dan konteks yang terjadi di dunia. Maka, hal inilah yang melahirkan kolaborasi strategis dalam Pekan Climate Fiction (2021) bersama Walhi Jawa Tengah dan Bersihkan Indonesia. Di sini, sastra menjadi alat advokasi untuk krisis iklim. Semangat "Literasi Hijau" ini kami teruskan melalui Lomba Sajak Untuk Bumi serta festival Ibu Bumi Bapa Angkasa (2022), sebagai bentuk penghormatan dan tanggung jawab kami terhadap ekologi. Kekuatan festival terletak pada kemampuannya untuk berjejaring. Kami telah menjalin sinergi dengan berbagai mitra strategis untuk memperluas jangkauan gagasan: Kolaborasi Penerbitan: Mempertemukan idealisme komunitas dengan industri melalui kerja sama dengan Krisan Book (2022) hingga Kepustakaan Populer Gramedia (KPG). Literasi Visual: Mengajak publik menyelami sejarah dan empati melalui Nobar dan Diskusi Film Laut Bercerita (2023). Simpul Kota: Menjadi bagian aktif dalam ekosistem kota melalui keterlibatan di Semarang Writers Week selama beberapa tahun berturut-turut (2022 & 2024), hingga puncaknya pada perayaan Literature Kota (2024).  

Baca Selengkapnya
Footer