×

Langganan Artikel Bukit Buku

Cerpen

Cerpen merupakan singkatan dari cerita pendek. Nah, cerita pendek atau cerpen adalah salah satu jenis karya sastra yang berbentuk prosa fiksi. Maksudnya, isi cerpen bukanlah kejadian nyata, melainkan hanya karangan atau imajinasi penulisnya.

Terapung (Cerita Terjemahan karya Kim Steutermann Rogers) CERPEN

Terapung (Cerita Terjemahan karya Kim Steutermann Rogers)

Terapung Saat itu adalah tahun Ketika banjir menyapu di rumah-rumah di sepanjang hilir ungai. Mereka menyebutnya sebuah bom hujan. Rumah Kate berada di urutan yang keempat. Kate mengikuti tiga perempuan lainnya yang tidak mampu atau tidak mau meninggalkan rumah mereka yang dulu masih sejajar dengan sungai terbesar di pulau tropis mereka. Kate mencoba mengangkatkan telepon, namun tak ada panggilan yang dapat tersambung. Bibi Lani, yang rumahnya di depan rumah Kate, melemparkan sebuah tali kepad...

Baca Selengkapnya
Lautan Menjulang (Cerita Terjemahan karya Anita Goveas) CERPEN

Lautan Menjulang (Cerita Terjemahan karya Anita Goveas)

Yang pertama ialah seekor Paus Beluga, pengunjung dari Greenland. Dia tinggal di muara Sungai Thames, memangsa ikan air tawar dan ikan gudgeon serta rongsokan yang dijatuhkan dari tongkang-tongkang. Orang-orang membaca berita itu di web, kemudian pergi berbondong-bondong memotret dan merekam, membicarakan tentang makhluk air yang indah itu, sebuah cerminan kekuatan alam, dan betapa mereka diliputi keberuntungan bisa melihat makhluk itu sekali seumur hidup. Paus itu bersenandung melalui mikrofon...

Baca Selengkapnya
Salju Bukit Kapur CERPEN

Salju Bukit Kapur

Nadhila Hibatul Nastikaputri Bulir-bulir keringat yang membasahi dahi kuseka. Ayunan Blangkah makin kuperpanjang. Bahkan adakalanya aku harus menyeret kaki karena keduanya terlalu enggan untuk diajak menapak kembali. Bagaimanapun juga, saat ini mereka harus tegak menopang badan, setidaknya demi menahan diri dari kelimbungan. Sebab, perjalanan ini belum mencapai separuhnya. Kira-kira, aku harus berjalan dua kilometer lagi untuk mencapai belik air yang beberapa hari lalu ditemukan seorang warga d...

Baca Selengkapnya
Upa CERPEN

Upa

Christya Dewi Eka   Terus, terus ke dalam hutan Kirihono. Dada Upa berdesir. Bulu Tkuduknya meremang. Ia berdoa semoga tidak bertemu lelembut atau hewan buas. Menyadari dirinya sedang dikejar, sosok asing itu tertawa. Tengu? Upa memicingkan mata. Seperti manusia tapi bukan manusia. Larinya tidak terlalu kencang. Dada Upa berdesir. Meski penasaran, ia berharap tidak menemui sosok berwajah merah dan berhidung panjang. Lebih baik bertemu perampok daripada tengu. “Ayo, Upa!” Bu...

Baca Selengkapnya
Dalam Seba, Kutemui Cinta CERPEN

Dalam Seba, Kutemui Cinta

  Akhmad Idris Aku lebih suka riuh ngerik¹ jangkrik di sini daripada higar bingar lalu lalang 'besi-besi berjalan' di perkotaan. Bagi sebagian orang, kota adalah lambang kemajuan dan modernitas, sedangkan desa adalah simbol ketertinggalan dan tradisional. Bagiku justru sebaliknya. Aku tak merasa tertinggal dengan orang-orang kota. Aku bangga menjadi penduduk desa, sebab kemajuan masyarakat perkotaan juga bergantung pada olah produksi penduduk desa. Kebutuhan pokok seperti udara, bera...

Baca Selengkapnya
Footer